Muhammad pelan-pelan!! Muhammad pelan-pelan!!
Ssssst Buroq yang ditunggangi Nabi itu terus melaju dan Nabi Muhammad SAW sedikitpun tidak melirik ke arah asal suara panggilan itu muncul yakni sebelah kanan dan kiri samapi akhirnya suara panggilan yang ketiga berasal dari arah depan.Jibril yang jadi pendamping perjalanan isra’mi’raj.
Nabi Muhammad SAW itu menjelaskan pada nabi apa makna dari ketiga panggilan yang baru saja mereka lewati itu.”Untung engkau tidak meliriknya ya Rosulullah, kalau tiak,nanti umuatmu akan terpengaruh juga terhadap ajakan dan ajaran mereka”Jibril AS meyebutkan bahwa panggilan yang berasal dari sebelah kanan itu adalah Yahudi dan sebelah kiri adalah Nasrani,Yahudi dan Nasrani tidak akan berhenti mempengaruhi ummat Islam dengan berbagai macam cara sampai mengikuti meraka,Misalnya perayaan ulang tahun dengan tradisi yang tidak terdapat dalam agama islam, Hari valantine, tiup terompet di hari ulang tahun masehi yang justru yang berasal dari tradisi Yahudi dan Nasrai. Panggilan ke tiga adalah dunia.
Materi ini disampaikan oleh Ustadz yang enggan di publikasikan dalam acara peringatan Isra’mi’raj dan penyambutan bulan suci Ramadhan,Selasa 6 April 2021,di pesantren modern Nurul Hakim,Tembung.
Di depan seluruh Santri dan Santri wati yang berjumlah ratusan orang,peringatan hari besar umat Islam selalu menjadi momentum yang terbaik untuk mengulas kembali Sejarah-sejarah penting dalam dunia Islam.Hal itu yang menjadi motifasi Pesantren Modern Nurul Hakim untuk tidak pernah Alfa mengadakannya.selain itu,para Santri dan Santri wati dapat mengekspresikan bakat yang mereka miliki saat mengisi acara tersebut, misalnya MC Nurul Hakim memiliki perbendaharaan SDM yang mumpuni untuk membuka suatu acara,biasanya akan di isi oleh tiga orang santri yang cerdas masing masing telah menguasai bahasa yang berbeda, Inggris, Indonesia dan sudah pasti bahasa Arab.
Sebelum acara dimulai, group Nasyid NH juga akan menunjukan kemampuan mereka menyanyikan beberapa lagu karya Nurul Hakim.lengkap dengan alat musik yang langsung di aransemen pihak Nurul Hakim juga. Dan tidak kalah penting,acara sebesar itu langsung ditangani oleh kakak-kakak kelasnya sebagai panitia.kemampuan untuk memanage waktu,kondusifitas sebelum dan saat berlangsungnya acara juga bagian dari bakat yang luar biasa dari para Santri/Wati tersebut.Akhirnya…acara peringatan hari besar menjadi miniature Santri yang siap di buktikan di atas panggung dunia.
