
AYAT 1000 DINAR
Naqil: Zulfenri Rangkuti
Kisah ini dikutib dari kitab Showi juz 4 hal 281, dengan menambah dan mengurangi redaksinya tetapi tetap memperhatikan alur cerita yang sebenarnya.
Syeikh Al- Ajhuri menyebutkan bahwa ada suatu kaum yang sedang berlayar di lautan luas, seperti diketahui, lautan menyimpan jutaan rahasia, diantaranya ombak dan angin kencang silih berganti yang sulit ditebak kemunculannya.
beberapa hari berlayar, tiba-tiba seluruh penumpang dikejutkan oleh suara yang menyeru “ siapa yang mau memberiku 1000 dinar, akan kuajarkan suatu kalimat, jika kesulitan menerpa, bahaya di depan mata, orang yang membaca kalimat tersebut akan selamat darinya”.
Tentu, seluruh penumpang kapal merasa ragu dengan seruan tersebut, apalagi sumber suara tidak diketahui darimana asalnya.
Tetapi ada satu orang yang berbeda, dia yakin dan berkata “ aku akan berikan 1000 dinar , ajarkan aku kalimat itu “.
Orang ini termasuk berani, keyakinannya membunuh semua keraguan, padahal hanya itu yang dimilikinya, dimana jika serahkannya dia sudah kehilangan semua uangnya.
Suara itu kembali terdengar “ kalau begitu lemparkanlah 1000 dinarmu ke laut!”.
Tanpa berpikir panjang lelaki itu langsung melemparkannya, kemudian suara itu mengajarkannya ayat
وَمَن یَتَّقِ ٱللَّهَ یَجۡعَل لَّهُۥ مَخۡرَجࣰا وَیَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَیۡثُ لَا یَحۡتَسِبُۚ وَمَن یَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُۥۤ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَیۡءࣲ قَدۡرࣰا
Awalnya lelaki itu mendapat ejekan dari penumpang kapal, mereka berkata “ hidupmu akan sulit, hartamu telah habis”, tetapi karena dia telah yakin dengan keputusannya, ejekan mereka tidak dapat mempengaruhinya.
Hari demi hari di tengah lautan dia terus mengamalkan ayat itu, sampai tiba waktunya terjadi bencana, ombak dahsyat menerpa kapal sehingga menyebabkannya pecah, penumpang dan seisinya tenggelam, tidak ada yang selamat hanya lelaki itu, dia mengapung diatas serpihan kapal, hanyut dihempas ombak berlabuh di dipinggir pulau kecil bersamaan dengan barang-barang berharga mantan milik seluruh penumpang.
Menyadari selamat dari bencana, ia semakin percaya kepada ayat yang dia tebus dengan 1000 dinar, ia semakin yakin dengan membacanya maka Allah akan lebih ridho dan segera mengabulkan JanjiNya sesuai dengan isi ayat tersebut, yakni, “bagi yang bertakwa akan diberikan jalan keluar dari masalah-masalahnya, diberikan Rizki secara tiba-tiba, yang bertawakal akan dijaga, dan diselesaikan urusannya”.
Hari semakin larut, senja menyapa sebelum pada akhirnya malam tiba, lelaki itu beranjak dari pinggiran pantai, langkah demi langkah, dia cari tempat berteduh, tak lama, ada rumah kecil didepan mata, tanpa berfikir panjang, pintu ia buka, baru saja matanya meraba ruangan depan rumah, ia terkejut, ada perempuan cantik sedang duduk manis di dalamnya, ia langsung bertanya, “ kamu siapa” kenapa berada disini?
Perempuan itu bercerita “ aku anak orang kaya, waktu itu ayah bersamaku hijrah mencari suasana baru, tetapi aku tertinggal di pulau kecil ini,
Tidak lama bercerita, mereka semakin akrab apalagi hanya ada mereka berdua, namun sama-sama menjaga kehormatannya, Mereka berdua sepakat mengumpul harta terbaik yang bisa dibawa.
Singkat cerita, akhirnya mereka diselamatkan oleh kapal lain yang melintas beberapa hari kemudian.
Sesampainya di kampung lelaki, mereka mendapatkan tindakan kasar dari penduduk setempat, mereka diusir karena ia dianggap telah melakukan perzinahan dengan perempuan tak dikenal.
Lelaki itu kembali mengamalkan ayat 1000 dinarnya, akhirnya meraka menuju rumah wanita, kemudahan demi kemudahan mereka rasakan, keluarga wanita menyetujui kehadirannya, bahkan segeralah dia dinikahkan dengan wanita tersebut.
Alhamdulillah bersyukur kepada Allah, dengan Amalan yang fokus dia rutinkan, selain selamat dari bencana, dia juga mendapat pendamping hidup yang luar biasa cantiknya bahkan menjadi seseorang yang kaya raya.
